Awal, Akhir dan Batasan


Awal dan Akhir

Kedua kata tersebut merupakan sebuah proses kehidupan. Kehidupan bukanlah arti harus makhluk hidup dan benda mati, segala yang baik kita sadari ataupun tidak merupakan kehidupan. Kehidupan pun tidak sebatas kesadaran. Dimana apabila kita mati kehidupan kita belum berakhir. Namun sejak kita sadar, bahwa diri kita adalah bagian dari kehidupan. Dimana batas dari awal dan akhir pada kehidupan ? Awal kehidupan bukan berarti ketika semesta diciptakan. Dan akhir kehidupan bukan berarti pada saat alam semesta dihancurkan.

Sebuah batasan dimana keberadaan dan ketiadaan menjadi sulit dibedakan. Sebuah keadaan dimana diri kita sebenranya ada atau tidak.  Tidak luput dari balik kemungkinan dan semua ilmu fakta yang ada menajdi fana, ataupun sebaliknya.  Bila mimpi dan kenyataan bercampur, dunia tidak akan kuat menahannya.

Awal dan akhir bukanlah suatu perbandingan jarak. Tapi merupakan sebuah batasan pemikiran yang diberikan oleh sang pencipta. Yang membuat kita melupakan hal yang penting dibalik kata tersebut, yaitu hal dimana ada atau tiadanya awal dan akhir. Tidak ada awal dan akhir dalam kehidupan ini. Yang ada hanyalah proses. Siklus proses dimana sesuatu yang sudah terjadi terus berulang seperti pemutaran roda. itulah “roda kehidupan”. Dimana tidak ada awal dan akhir. Tidak pernah berhentinya waktu. Dan yang harus kita cari dari roda kehidupan itu adalah pusatnya, dengan kata lain titik dimana roda tidak berputar. kita ahrus tahu apa yang menyebabkan sesuatu berhenti jika kita ingin tahu bagaimana sesuatu bergerak. Kita lebih tahu sesuatu yang kecil, sebelum mengetahui sesuatu yang besar. Itulah rahasia dibalik titik dimana roda tidak berputar. karena arti titk yang sebenarnya adalah batasan antara keberadaan dan ketiadaan.

Jika difikir lebih jauh lagi, apa yang menyebabkan roda kehidupan terus berputar? apakah roda itu bergerak secara otomatis ataukah ada yang menggerakannya? kedua pertanyaan tersebut merupakan batasan pertanyaan yanga da. Yang jawabannya tertuju pada satu hal yang tidak bisa dielakkan. yaitu Sang Pencipta.

Originalitas manusia adalah sebuah batasan. sebenarnya yang menentukan awal dan akhir adalah manusia itu sendiri. ketiadaan mereka hanyalah ilusi semata. yang menentukan dari kepastian dan ketidakpastian adalah keraguan. jadi sebenarnya mereka berfikir ada awal dan akhir ataupun sebenarnya tidak ada awal dan akhir. Itulah batasan, itulah keraguan, itulah originalitas manusia.

Advertisements

5 thoughts on “Awal, Akhir dan Batasan

  1. @Uppi : maskud si penulis itu di kehidupan itu ada 3 haal yang berkaitan. Yaitu awal,Akhir dan batasan. Saya gak yakin kamu sudah membaca semua uraian ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s