SCENE FROM MEMORY : Ruang pucat itu


Ruangan ini pucat dengan bau karbol khas rumah sakit. Ya,meskipun tempat ini tidak separah rumah sakit. Terbilang nyaman malah, dekorasi tudor khas era victoria, sofa coklat minimalis yang nyaman.Si perancang mendesain agar tempat ini sebisa mungkin menenangkan. Walau kuakui usahanya tidakterlalu berhasil dan disinilah aku sekarang berada. Disebelahku seorang wanita setengah baya yang kudengar memiliki […]

Read more "SCENE FROM MEMORY : Ruang pucat itu"

SCENES FROM MEMORY : Amaranth


Memuakkan …. Yang kubutuhkan sekarang adalah benar-benar kesendirian Tapi, bukankah aku memang sudah selalu sendirian ? Entahlah … rasa-rasanya ingin mati saja Aku pun tak tahu dari mana datangnya rasa kesal ini. Apa mungkin aku berada di titik jenuh ? Apa mungkin semua ini karena aku yang bermasalah ? Apa mungkin seseorang telah menggangguku ? […]

Read more "SCENES FROM MEMORY : Amaranth"

SCENES FROM MEMORY : Phrometius


Dia hampiri aku melalui dimensi lima. Dia bawa aku ke dunia yang kuyakini itu tak ada. Tak lebih dari sekedar mitos. Dia temukan aku di lorong hitam itu. Kupikir hanya ada aku disitu. Bersamanya aku berkenalan dengan penyihir tua, Dia ajak aku ke gubuk para Banshee, Bernyanyi dengan para Elf penjaga alam, Berburu Vampire bersama […]

Read more "SCENES FROM MEMORY : Phrometius"