FACE PHANTASMAGORIA


Hari ini sesuatu mendorongku untuk jatuh dalam ingatan yang realistik dan menjadikannya absurd. Sekilas teringat kembali wajah-wajah yang tampak kabur dalam penglihatanku, wajah-wajah itu… paradigma identitas yang muram di atas tanah yang mereka bilang budaya..yang mereka bilang sebuah peradaban. Wajah-wajah yang termakan keangkuhan para pemimpinnya, direnggut haknya..digadaikan nyawanya oleh mereka,para pemimpinnya.

Semakin lama aku terjatuh,semakin dalam ingatanku. Wajah-wajah itu .. ah,Tuhan. Orang-orang hanya melihat mereka melalui kotak kaca elektronik yang berwarna dan jika pun melihat mereka dalam nyata orang-orang mencoba menutup mata,tak ingin lihat. Sanggupkah kalian merasakan? disini..di tanah ini mereka seolah telah menjadi estetika ‘kasat mata’. Kisah-kisah mereka seolah dongeng dramatik tanah ini,yang menantikan aksi heroik seperti Robinhood atau tokoh pahlawan lainnya.

Semua ..wajah-wajah ini dijadikan asumsi yang wajar, lagi-lagi atas paradigma identitas sosial yang muram.

“Aku mau sekolah,kak. Biar bisa ajarin ade-ade baca tulis” ucap Dini (12,memakai kerudung hitam) ketika kutanyakan apa keinginannya selama ini. DIA adalah anak pertama dari 3 bersaudara dan tulang punggung bagi keluarganya. 7 September 2009, Dini meninggal tertabrak mobil seorang oknum tentara yang melarikan diri di jalanan daerah stasiun kereta api Bandung. Semoga Tuhan memeluk mimpi-mimpinya. Amin.

Advertisements

6 thoughts on “FACE PHANTASMAGORIA

  1. Amin, ini foto udah lama,tahun kemaren. Awalnya ketemu di jalan braga,bandung. waktu bulan kemarin aku kesana,ketemu adiknya yang kedua dia bilang kkanya meninggal. dia ceritain tuh kenapa. sedih banget :”{

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s