INGATAN DELAPAN: PESTA MALAM PENUH KESAN


7 pejuang Rahdax adalah pahlawan legendaris pada peristiwa-peristiwa terdahulu. Yang sudah diketahui dari pewarisnya adalah Rhu sang Pilar Dasar (Velosyth), Grobs sang Pilar Selatan (Rempsyth), Ingdran sang Pilar Barat (Cloxdsyth), Wina sang Pilar Utara (Kraeinsyth), dan Aileen sang Pilar Puncak (Oxulansyth).

Kelima orang itu adalah keturunan langsung dari pejuang terdahulu. Mereka dianggap pejuang penerus berdasarkan garis keturunan asli. Contohnya Aileen yang termasuk keturunan asli pejuang terdahulu yaitu Tetua Dispilavero.

Aniel pun bertanya, “Mengapa Ivi tidak ikut disertakan, padahal dia juga termasuk garis keturunan asli.” Aileen pun menjawab, “Hanya pengguna elemen cahaya yang bisa menjadi pemegang pilar puncak. Karena pada dasarnya pejuang Rahdax memegang kunci 7 elemen dasar cahaya, angin, petir, air, tanah, kegelapan, dan api. Sedangkan Ivi sendiri adalah pengguna elemen es. Jadi intinya dalam satu keturunan hanya ada satu pewaris.”

Ngomong-ngomong masalah lomba puncak nanti, para pers/wartawan dilarang untuk meliput. Sehingga nanti saat pertandingan bisa mengeluarkan kekuatan penuh. Kekuatan kita mungkin dianggap penonton orang awam sebagai CG. Dan hanya rekayasa semata. Jadi jangan takut terbongkar masalah exorear nanti. Dan yang lebih menarik lagi dalam 16 besar peserta adalah rata-rata umur mereka semua dari 16-18 tahun. Tidak ada anak-anak ataupun orang dewasa yang lolos 16 besar.

Aniel masih bingung masalah pejuang tadi yang disebutkan hanya 5 dari total 7. “Lalu sisa 2 orang lagi bagaimana?” 2 orang lagi lenyap, tepatnya menghilang. Tapi aku percaya 1 dari 2 orang itu adalah kau Aniel.”(Aileen)

Kedua saudari kembar itupun pergi dengan menyerahkan surat undangan dan lokasi tempat peserta. Di siang hari Aniel mengajak Harini keluar sekaligus melatih tahap ke-4 nya. Dia memahami arti tahap itu. Lalu iya mengeluarkan tahap ke-4nya dengan menyebutkan nama diri keduanya (Ephromen Newtyone).

Seketika pedang yang sama seperti waktu bertarung dengan Sarikas dulu muncul. Namun ada yang berbeda. Bukan dari bentuk pedang melainkan beratnya. Aniel yang sudah memperkuat diri dengan sho cukup kesulitan memegangnya. Mungkin jika diukur beratnya pedangnya mencapai 2 ton.

Setelah selesai latihan Aniel teringat akan pesta nanti malam. Dia tidak mungkin meninggalkan Harini sendirian di hotel sementara dia pergi ke pesta. Jadi dia mengajak Harini untuk ikut juga. Namun Harini sedikit merasa canggung. Karena untuk pergi ke pesta dia tidak membawa gaun. Aniel yang mendengarnya memutuskan memberi kejutan dengan membawanya kepusat perbelanjaan di Alaska. Hitung-hitung sebagai balas jasa telah merawatnya. Aniel membelikannya gaun.

Tanpa terasa sudah jam 7 malam, mereka berdua segera bersiap-siap berangkat. Aniel mengenakan jubah dan penutup kepalanya untuk pergi ke pesta. Sementara itu Harini mengenakan gaun yang dibeli tadi. “Apakah aku terlihat aneh.”(Harini) “Tidak kau cocok sekali dengan gaun itu dan terlihat sangat cantik.”(Aniel) “Te..terimakasih Aniel, inikan gaun pembelianmu.”(Harini) “Tidak masalah, ayo kita pergi kepesta Harini.”(Aniel)

Pesta malam di Istana Elen dimulai. Banyak orang yang diundang disaa. Termasuk para petinggi negara dan orang-orang penting lainnya. Aniel dan Harini datang ketempat itu, namun baru saja datang mereka sudah dikejutkan oelh sesuatu.

Yaitu Jeno dan Rangga, mereka melihat Harini bersama dengan Fire Mask. Mereka berdua bertanya-tanya mengapa Harini bisa ada disini. Harini pun tanpa sengaja salah mengucapkan dia kesini bersama Aniel. Sehingga tanpa bisa disembunyikan lagi, Jeno dan Rangga tahu kalau Fire Mask adalah Aniel.

Setelah cukup lama pembicaraan diantara mereka, Jeno dan Rangga mengerti maksud Aniel melakukan hal itu. Akhirnya mereka semua masuk ke dalam istana bersamaan dengan dimulainya pesta. Pesta dimulai dengan pembukaan tentang daftar turnamen puncak pertandingan Alverst. Aniel mengingatkan Jeno dan Rangga tentang lawan yang akan dihadapi nanti.

Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mengawasi pembicaraan tadi. Dia adalah si kaki liar (The Wild Feet). Ketika si kaki liar sedang memperhatikan pembicaraan dengan serius, tiba-tiba muncul Jeno dibelakangnya. Jeno tahu si kaki liar itu tukang gosip yang gila informasi. Karena dia juga seorang E.E.M. satu angkatan dengan Jeno dan Rangga.

Jeno membawanya pada Aniel dan yang lainnya dengan paksa dan mengatakan tadi dia sudah menguntit pembicaraan. Jeno memperkenalkan si kaki liar pada Aniel. Dan berkata dia juga salah satu dari 16 besar. Jika dilihat dari penampilannya, si kaki liar memang terlihat aneh. Dengan tangan yang terikat, dan tingkah laku kebiasaan yang buruk. Entah bisa disebut menakjubkan atau jorok, dia bisa mengambil gelas minuman hanya dengan kaki. Hampir segala kegiatannya di dominasi oleh kakinya. (Bagaimana kalau dia buang air ya?)

Bertambahlah teman baru Aniel. Walau sifatnya yang sedikit kacau. Kaki liar berjanji tidak akan membocorkan identitas Aniel .”Ngomong-ngomong nama asli si kaki liar adalah Benoti Supha. Nama yang unik, namun orang yang bersangkutan membenci nama itu sehingga membuat julukan sendiri.”

Tak lama berselang waktu acara puncak pesta dimulai, bersamaan dengan dinyalakannya kembang api dan dipanggilnya 16 besar peserta untuk naik ke atas panggung. Selain disoroti dan disoraki oleh pengunjung yang lain, para wartawan dari berbagai media sibuk mewawancarai mereka.

Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 12 malam dan acara pesta pun hampir mendekati akhirnya. Setelah saling berkenalan dengan 15 peserta lain, Aniel (Fire Mask) segera meninggalkan keramaian pesta. Pada saat saling berkenalan antara sesama peserta tadi, orang-orang yang tahu bahwa Aniel adalah Fire Mask pura-pura baru kenal. Sedangkan sisanya hanya bertingkah biasa saja.

Telah di umumkan bahwa pertandingan puncak akan dimulai besok jam 10 pagi. Dengan peraturan di perbolehkan menggunkan senjata apapun, kecuali senjata api, seperti pistol atau senapan sejenisnya. Dengan ditutpnya acara pesta, ke-16 peserta menetapkan diri untuk menang dengan alasan mereka masing-masing. Hanya tinggal beberapa jam lagi dari sekarang, pertandingan terhebat didunia akan segera dimulai. Dengan arena sebesar lapangan sepak bola.

Kumpulan Kosakata Rahdax Anamnesia

Velosyth, bahasa se nos dari pilar dasar. Mengandung makna penyatu titik dari segala yang membatasi.

 Rempsyth, bahasa se nos dari pilar selatan. Mengandung makna tempat kelahiran dari segala yang membatasi

Kraeinsyth, bahasa se nos dari pilar utara. Mengandung makna irama kebebasan dari segala yang membatasi.

 Cloxdsyth, bahasa se nos dari pilar barat. Mengandung makna zat kehidupan dari segala yang membatasi.

 Scniesyth, bahasa se nos dari pilar timur. Mengandung makna perintah asal dari segala yang membatasi.

 Oxulansyth, bahasa se nos dari pilar puncak. Mengandung makna pemisah titik dari segala yang membatasi.

 Aeliovsyth, bahasa se nos dari pilar pusat. Mengandung makna batas penghubung dari segala yang membatasi.

Advertisements

4 thoughts on “INGATAN DELAPAN: PESTA MALAM PENUH KESAN

  1. weh asik uy!
    ingatan sembilan dah da belon? (maksa)
    eh,aku mau save cerpennya gapapa? penggemar nih san. haha,tenang buat koleksi pribadi kok..hehe.

    ps: gua suka layout yang baru. cool!!

    1. hahaha..oke bung ingatan sembilan segera menyusul!!
      mau save? ya monggo aja,tapi inget credit by navlanjournal.wordpress.com okeh?!
      hehe,thanks udah mampir cuy. keren ya? apalagi headernya :p

  2. sisiph-san!! yeaaa..asik ada bacaaan baruu..UTS gua dobel tadi,asikd apet hiburan. Ngomong-ngomong,siph. gue penasaran sama bahsa se nos,unik gitu,kaya jaman mediaeval tapi kayanya lebih tua lagi yak. haha,gua juga pensaran sama ingatan sembilan,hoho~

    1. eh,saggy!! apa kabar lo? haha..UTS? sukses kagak kalkulus lho? bagus deh kalo postingan gua yang keren ini bisa menghibur 😥 *terharu..hahaha..pensaran yak? hem,kasih tau jangan yuaaa…*melet-melet* ayo dong mantengin terus blog gua,hehe..tenang pasti gua kasih tau kalo ingatan sembilan udah nongol..oke dokkeh? okelah..haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s