INGATAN 10: MENANG! KALAH! SERI! APA ADA PILIHAN LAIN?


            Setelah 15 menit pertandingan ke-6 pun dimulai. Yaitu pertandingan antara Gyn Hermales dan Ilma Navlan. Ilma dari awal sudah mengeluh karena tidak boleh membawa pistol atau senapan walau peluru yang digunkan hanya peluru karet. Karena dapat dipastikan wujud castrixnya adalah ssejenis senjata api. Namun sudah peraturan, dalam pertandingan dilarang menggunakan itu.

Gyn pun dengan santai berkata bahwa dia pun berjanji tidak akan menggunkan castrixnya dalam pertandingan kali ini. Ilma pun setuju dan pertandingan dimulai. (sok gentleman) Tiba-tiba saja Gyn merasakan sesuatu seperti peluru yang melesat dengan cepat kearahnya. Tapi dia bisa menghibndarinya. Namun para penonton tertawa melihat tindakan Gyn yang terlihat bernari-nari tanpa sebab. Penonton tidak tahu bahwa Gyn sedang menghindari sesuatu.

Dan sesuatu itu adalah sebuah koin yang ditembakan Ilma oleh tangannya. Gyn menyadari hal itu dari suara pantulan koin yang mengenai dinding arena. Bukan koin biasa, tetapi koin yang diperkuat oleh sho. Bahkan kekuatannya setara dengan 10x tembakan magnum sniper. Jika orang biasa terkena ini pasti akan langsung mati. Begitu juga exorear, walaupun memperkuat tubuh dengan sho, jika terkena sekali saja paling beruntung mungkin akan patah tulang. Bayangkan saja jika dalam pertandingan boleh menggunakan senjata api. Menggunakan koin yang ditembakan dengan jari saja sudah begini. “Wanita yang menyeramkan” (Gyn)

Dari situ Gyn mulai tampak serius. Walupun tidak disadari oleh Ilma, sebenarnya Gyn sedang menahan diri terhadap kekuatannya yang belum bisa diperkirakan. Shinshonya pun tampak akan diaktifkan. Tiba-tiba Gyn menghentikan gerakannya. Walupun begitu Ilma tidak ragu dan terus menembaki Gyn dengan koin.

Tak lama setelah itu muncul kilat kecil yang mementahkan semua serangan koin Ilma. Tentu saja Ilma cukup terkejut. Dia pun mengambil tindakan dengan mengambil jarak jauh untuk menyerang, lalu dengan zend berkesinambungan, Ilma seperti terlihat menghilang dari arena. Lalu Gyn pun membuka penuh shinshonya dan menimbulkan efek petir disekitar tubuhnya. Dengan sangat cepat dia pun bergerak menggunakan zend elemental. Tak lama setelah itu terlihat kepala Gyn sudah dibidik dari belakang oleh Ilma. Terlihat Gyn sangat terkejut lalu tanpa sadar mengeluarkan castrixnya “Incish Varsink” (Kilatan Mata). Dari situpun Ilma secara refleks mengeluarkan castrixnya juga “Nultiname Tizen” (Pecahan Dinding Kehidupan).

Gyn memang tak masalah karena bentuk castrixnya berupa tombak. Tapi lain dengan Ilma yang bentuk castrixnya berupa senapan yang menyelimuti tangan. Tak lama, wasitpun menghentikan pertandingan. Dan menyatakan pemenangnya adalah Gyn. Ilma didiskualifikasi karena menggunkan senjata api. Walaupun sulit diterima Ilma pun mengakui kekalahannya. Gyn pun meminta maaf padanya karena sudah melanggar janji dengan mengeluarkan senjata. Namun dengan sinisnya Ilma menjawab, “Di kesempatan berikutnya, aku pasti akan membunuhmu.”

Setelah 15 menit masa istirahat, akhirnya pertandingan terus dilanjutkan. Yaitu pertandingan antara Rangga Zeryan dan Ingdran Melou. Sebelumnya pernah dijelaskan bahwa Ingdran adalah salah satu pewaris pejuang rahdax sang pilar barat. Tentu saja sangat sulit bagi Rangga untuk mengalahkannya. Karena itu, tanpa menunggu lama Rangga langsung mengeluarkan castrixnya “Mizau Sequilm” (Lonceng Sabit). Ingdran pun terlihat tidak menahan diri dan langsung menyerang dengan castrixnya “Tyrranak Marcla” (Nafas Air). Pertarungan pun berlangsung sengit. Namun baru sebentar saja, Rangga terlihat cukup kesulitan.

Dengan menggunakan zend variasi, Rangga men coba mencari-cari celah dari Ingdran. Begitu terlihat celahnya diapun segera menyerang dari arah belakang. Namun ketika tinggal beberapa sentimeter lagi serangan Rangga mengenai Ingdran. Tiba-tiba muncul pilar air dari lantai pertarungan dan mendorong Rangga keatas. Tapi Rangga tidak menyerah begitu saja dari langit dia mengeluarkan jurus khusus miliknya. Karena dikedua tangannya ada sabit kembar, lalu diapun menggabungkan keduanya hingga membentuk sabit raksasa. Dengan penuh tenaga dia melempar sabit itu kearah Ingdran, dan membuat arena tengah hancur.

Mengira serangannya berhasil Rangga tidak sadar dirinya dikelilingi oleh ratusan panah yang terbuat dari air di udara. Seketika panah-panah itu menyerang dirinya hingga membuatnya luka parah. Dia pun akhirnya terjatuh kelantai arena. Sementara itu setelah debu arena mulai menghilang terlihat Ingdran yang selamat dari serangan Rangga tadi. Karena terlihat lukanya cukup parah dan Rangga tidak sanggup berdiri akhirnya dinyatakan pemenangnya adalah Ingdran. Sementara itu Aniel terlihat bersemangat karena telah melihat kekuatan sang pilar barat.

Rangga yang luka parah di bawa keluar arena oleh petugas pengobatan. Aniel, Ivi, dan Jeno pun menghampiri nya untuk memastikan kondisi Rangga. Namun tiba-tiba ditengah jalan muncul Ingdran. Merekapun cukup terkejut dan penasaran, sebenarnya apa yang dia inginkan. Kemudian Ingdran berkata “Maafkan aku, bukan maksud melukaimu tapi namanya juga pertarungan.” Rangga pun sudah tahu dan memaafkannya. Lalu dengan gerakan khusus dan aneh tiba-tiba darah yang keluar dari tubuh Rangga seperti meresap dalam tubuhnya. Dan luka-lukanya pun mulai tertutup kembali.

Mereka semua termasuk Aniel dibuat heran melihatnya. Rangga langsung sembuh mendadak. Lalu Ingdran menjelaskan bahwa dia adalah seorang wakil tim penyembuh dari E.E.M. jadi pantas jurus spesialis dia adalah penyembuhan.

Tanpa terasa 15 menit waktu istirahat sudah berlalu. Kini pertandingan pun dilanjutkan yaitu Grobs Jack melawan Jeno Edwin. Mereka pun mengeluarkan castrixnya masing-masing. Milik Grobs adalah castrix “Hoshow Canare” (Pemecah Bumi), sedangkan milik Jeno “Thevta Gistra” (Taring Cakar). Dalam hati Jeno tidak ingin kalah seperti Rangga, karena sekarang dia juga melawan sang pilar selatan.

Jeno pun secara langsung menyerangnya dengan cakar du kedua tangannya. Namun terlihat Grobs malah terang-terangan sambil makan snack. Tapi Jeno tidak terpancing dan tetap menyerang. Serangan memang langsung mengenai Grobs tapi terlihat tidak berpengaruh sedikitpun. Lalu Grobs pun membalas serangannya dengan palu (wujud material castrixnya). Melihat itu Jeno langsung menghindar dengan zend, lalu mengambil jarak yang cukup jauh.  Namun dilihat diarena, tiba-tiba saja Grobs menghilang dan Jeno berfikir apakah Grobs menggunakan zend dengan cepat. Namun jika menggunakan zend hawa energinya pasti terasa, tapi kali ini tidak.

Untuk beberapa saat melacak hawanya, namun ternyata tidak ditemukan. Tapi tiba-tiba saja Jeno tertarik kedalam lantai arena dan menghilang. Bisa disimpilkan bahwa Grobs tidak menggunakan zend, melainkan ber sembunyi didalam tanah. Dalam beberapa menit tidak ada respon sedikitpun dari mereka berdua. Namun stelah beberapa lama terasa sedikit gempa, lalu tiba-tiba di arena muncul bekas cakaran raksasa yang merusak lantai arena. Disusul Grobs yang keluar dari dalam tanah. Tak lama Jeno pun muncul dengan luka yang cukup parah. Terlihat mereka berdua akan melakukan serangan terakhir.

Secara serentak mereka melakukan serangan. Dalam serangan itu Jeno terkena palu dari Grobs dan terlempar jauh keluar arena. Namun ternyata serangan Jeno sempat mengenai Grobs, dan itu bukan serangan biasa. Terlihat tapak cakar diperut Grobs lalu serangan itu menimbulkan efek kerusakan dalam tubuhnya. Sehingga membuat Grobs jatuh pingsan. Sedangkan Jeno terlempar keluar arena. Jadi pertandingan  akhir tahap satu itu dianggap seri.

Sudah ditetapkan pada tahap kedua nanti 7 peserta akan bertarung di perempat final. Sementara itu sorak-sorak penonton pun makin meriah dan ditempat peserta pertandingan, Aniel tidak sabar lagi ingin segera menghadapi lawan berikutnya. Dengan diiringi angin yang berhembus dan cahaya matahari yang bersinar, pertandingan Alverst pun terus berlanjut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s