INGATAN 13: DIALAH SANG PEWARIS KETUJUH


Setelah mereka bertiga ngobrol lama dilorong, tanpa terasa bahwa pertandingan ke-11 hampir dimulai. Pertanding an antara kakiliar dan Gyn Hermales.

“Huh, bosan, bosan, bosan. Aduh kapan pertandingan ku dimulai ya?”(kakiliar) “Hei ngapain dari tadi mengeluh sambil ngupil begitu?”(Jeno) “Oh kau Jeno, hanya kau, dimana Rangga?”(kakiliar) “Dia sedang memeriksakan diri nya ditempat pengobatan karena walau sudah disembuhkan oleh Ingdran tapi ada baiknya jaga-jagakan.”(Jeno) “Oh begitu.”(kakiliar) “Oh begitu bagaimana? Bukannya dia itu nanti akan jadi lawanmu. Kau terlihat tenang-tenang saja.” (Jeno) “Memangnya kenapa, tidak boleh hah.”(kakiliar)

“Caramu yang sebelumnya itu tak akan mempan padanya. Lagi pula sebelumnya ada Gyn yang akan melawanmu nanti. Waktu melawan Rangga saja si ingdran terlihat tidak begitu serius. Ditambah ada pertandingan melawan Gyn yang belum diketahui asal-usulnya”(Jeno) “Yah apa yang terjadi nanti terjadilah. Yang pasti aku tidak akan kalah semudah itu. Dipertandingan sebelumnya apa kau tidak melihat hal yang aneh ketika 2 perempuan kembar itu bertarung.”(kaikiliar)

“Memang sih, mereka berdua diam hampir 3 menit ditengah pertandingan. Dan aku kurang tahu apa yang terjadi.”(Jeno) “Dasar bodoh, yang kau punya itu hanya otot saja ya?”(kakiliar) “Aku tidak mau mendengar itu darimu.” (Jeno) “Dengar ya, mereka berdua itu masuk kedimensi amecia. Ketika diam bengong selama 3 menit.”(kakiliar) “Hah, apa itu? Apa kau Cuma mengarang saja.”(Jeno) “Ternyata memang cuma otot saja.”(kakiliar) “Apa kau bilang, kalau begitu jelaskan apa yang terjadi didalam sana.”(Jeno) “Manaku tahu itu hanya bisa dimasuki oleh orang berelemen cahaya saja.”(kakiliar) “Grrr, kalau begitu jangan bicara.’ (Jeno) “Huaa, bentar lagi aku bertanding. Dah ya aku duluan ke arena.”(kakiliar) “Hei jangan menghindar.”(Jeno) “Lebih baik kau tanya saja Aniel untuk lebih jelasnya.”(kakiliar) “Aniel, oh iya aku tidak melihatnya sejak pertandingan ke-10 usai, kemana dia ya?”(Jeno)

“Pertandingan ke-11 antara The Wild Feet dengan Gyn Hermales segera dimulai, nah para penonton silahkan lihat baik-baik pertandingan terhebat didunia ini.”(wasit) Kedua petarung sudah bersiap di arena. Dan dibangku peserta, peserta lain yang tidak bertandingpun berkumpul untuk melihatnya. Yang ada dibangku peserta hanya Jeno, Barow, Coti. Ilma, Daiguin, Wina, Ingdran, Aileen, Grobs, dan Rhu.

Entah kenapa Aniel, Ivi, dan Sani tidak ada. Jeno menyadari Aniel tidak ada dibangku penonton dan membuat nya cukup bertanya-tanya. Sehingga Jeno menanyakanya pada Aileen. “Hei, kau tahu kemana Aniel pergi?”(Jeno) “Oh, kau itu teman sekelasnya Aniel. Perkenalkan nama saya Aileen, cucu dari sponsor pertandingan.”(Aileen) “Wah dia benar-benar cantik dan ramah, tidak seperti adiknya. Oh, ah iya namaku Jeno Edwin.”(Jeno) “Kau bertanya dimana Aniel ya, kalau dijawab dengan sederhana…. singkatnya dia sedang memperkuat dirinya.”(Aileen) “Memperkuat diri? Apa itu berarti sedang latihan, ditengah pertandingan begini?”(Jeno) “Hmm dari pada disebut latihan lebih tepat dikatakan mengingatkan kembali irama pergerakan yang lama menghilang.”(Aileen) “Irama pergerakan yang lama menghilang, apa maksudmu?”(Jeno) “Kau yang baru kenal Aniel sekitar 2 tahun tidak tahu bahwa ditahun-tahun sebelumnya kekuatannya itu sebanding dengan 100 exorear sekalipun.”(Aileen)

“Sebanding dengan 100 exorear!”(Jeno) “Ini rahasia antara kau dan aku yah. Aku tahu kau sebelumnya adalah mantan EEM dan hanya 1 bulan kau disana. Normalnya kekuatan exorear seseorang muncul pada saat iya remaja, sekitar 13-16 tahun. Tapi Aniel, dia itu menjadi anggota EEM pada umur 7 tahun. Dan pada waktu itu bahkan dia adalah yang terkuat diantaranya.”(Aileen) “U..umur 7 tahun, jangan bercanda. Itu hal yang mustahil.”(Jeno) “Percaya atau tidak terserah, aku hanya memberitahu saja. Daripada itu lebih baik kau lihat pertandingan sekarang baik-baik, karena sang pewaris ke-7 akan mulai menampakan dirinya.”(Aileen)

Tak lama setelah pembicaraan mereka berdua, akhir nya pertandingan pun dimulai. Terlihat sepertinya castrix kakiliar Suetem Alcis sudah dikeluarkan. Sedangkan Gyn masih belum mengeluarkan castrixnya. “Kenapa, apa kau ingin kalah, cepat keluarkan castrixmu.”(kakiliar) “Oh itu jangan khawatir, aku sama sekali tidak berfikir untuk meremehkanmu jadi silahkan saja jangan ragu se….”(Gyn) [BUAKKKK] Tiba-tiba saja kakiliar langsung menyerang Gyn. Terlihat Gyn terpental namun sepertinya berhasil menahan serangan kaki dari kaki liar dengan tangannya.

“Fuhhh.. gawat sekali, ternyata seranganmu cepat juga ya. Tapi sekarang saatnya, castrix Incish Varsink.”(Gyn) “He he akhirnya kau keluarkan juga tombakmu itu tapi itu tidak akan ber…..”(kakiliar) [DUAARRR] Terlihat tiba-tiba saja petir dilangit menyambar kakiliar. “Wah, ternyata kau cepat juga ya. Kelihatannya kau bisa menyadari serangan balasanku. Tapi kebanyakannya kau terkena serangan itu.”(Gyn) “Hh hh, petir itu, lalu tombak castrix dengan symbol Scniesyth. Tidak salah lagi kaulah sang pewaris pilar timur.”(kakiliar)

Akhirnya identitas pewaris ke-7 terungkap. Sang pewaris Scniesyth Gyn Hermales. Buktinya adalah symbol yang ada di tombaknya. “Waduh, sudah ketahuan ya. Tak apalah, padahal aku sudah janji pada Ibu agar sebisa mungkin merahasiakannya.”(Gyn)

Sementara itu ditempat lain, Aniel dan Sani sedang berada di tempat kostum untuk memilih pakaian baru yang akan digunakan Aniel. Lalu Ivi sekarang ada dimana? Jawabannya ternyata dia sedang sibuk mencari kacamata yang sama dengan Aileen. Entah disebut iri atau apa? Padahal matanyakan normal.

Kita kembali kepertandingan, setelah kira-kira 12 menit berlalu akhirnya pertandingan antara mereka selesai. Dan yang menjadi pemenang adalah Gyn. Mengapa bisa begitu? Itu terjadi karena setelah mengetahui identitas Gyn, kakiliar tiba-tiba saja mengaku kalah. Dan keluar dari arena pertandingan. Dan saat itulah telah ditetapkan keempat besar dari peserta pertandingan Alverst.

Advertisements

2 thoughts on “INGATAN 13: DIALAH SANG PEWARIS KETUJUH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s