Yang Ada Hanyalah Ada


Seperti  intuisi yang hadir sebelum kata-kata. 

Memberi sejuta tanda tanya tanpa mengetahui mengapa.

Seperti tetes embun pertama di padang pasir, memberi dahaga yang tak bermuara.

Seperti itulah dirimu, bagiku.

Dan aku tak perlu mengetahui apa dan mengapa.

Biar yang ada hanyalah ada.

Sesederhana itu saja caraku mencintaimu.

Terbanglah tinggi, Ksatria.

Hingga nanti engkau telah lelah,

Dahan-dahanku siap merengkuhmu dan dengan hati-hati menjejakkanmu ke bumi.

Biar aku yang menunjukanmu jalan pulang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s