Firasat


Dalam ketiadaan, engkau ada.

Dalam keheningan, engkau hadir.


Dalam keramaian, engkaulah hening.


Ketika hati hanya mampu meretas sebuah nama.


Apakah itu?

Mendadak semua terasa pilu.

Hati ini luka oleh sesuatu yang tak aku ketahui.

Entah kenapa.


Dibalik bentangan waktu dan belahan bumi yang lain.

Yang mengirimku tanda-tanda.

Apakah ini adalah rasa rindu ataukah tanda bahaya ?

Firasat ini, engkaukah itu, ksatria?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s